Jumat, 30 September 2011

Benarkah Bahasa Mempengaruhi Kehidupan Manusia

Dalam kesempatan ini saya akan membahas tentang Bahasa. Yang akan dibahas pertama diantaranya yaitu :

1.fungsi bahasa;

2.peranan bahasa;

3.ragam bahasa; dan

4.serta eyd & tanda baca di Indonesia.

  • Fungsi Bahasa
Menurut Mahmudah dan Ramlan (2007:2-3) ialah alat komunikasi antar anggota masyarakat Indonesia. Bahasa juga menunjukkan perbedaan antara satu penutur dengan penutur lainnya, tapi masing-masing tetap mengikat kelompok penuturnya dalam satu kesatuan sehingga mampu menyesuaikan dengan adat-istiadat dan kebiasaan masyarakat. Di samping itu, fungsi bahasa juga melambangkan pikiran atau gagasan tertentu, dan juga melambangkan keinginan,perasaan bahkan dapat melambangkan tingkah laku seseorang.
Tokoh lain yaitu Gorys Keraf (2001:3-8) menyatakan bahwa ada 4 fungsi bahasa, yaitu:

1Alat untuk menyatakan ekspresi diri
Bahasa menyatakan secara terbuka segala atau apapun sesuatu yang tersirat di dalam diri kita.
2.  Alat komunikasi
Bahasa merupakan saluran perumusan maksud yang melahirkan perasaan dan memungkinkan   adanya kerjasama antar individu.
3.  Alat mengadakan integrasi dan adaptasi sosial
Bahasa merupakan salah satu unsur kebudayaan yang memungkinkan manusia untuk  memanfaatkan pengalaman-pengalaman mereka, mempelajari dan mengambil bagian atau hikmah dari dalam pengalaman tersebut, serta belajar berkenalan dengan orang lain.
4.  Alat mengadakan kontrol sosial
Bahasa juga  merupakan alat yang dipergunakan dalam usaha mempengaruhi tingkah laku dan tindak tanduk orang lain. Bahasa juga mempunyai relasi dengan proses-proses sosialisasi  suatu masyarakat.
Dari fungsi-fungsi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian bahasa mencakup hal-hal sebagai berikut,yaitu:
1. Sistem lambing bunyi yang arbitrer
2. Simbol bunyi yang memiliki arti serta makna
3. Alat komunikasi
4. Digunakan oleh masyarakat untuk adaptasi serta berinteraksi atau bersosialisasi

  • Peranan Bahasa
Adalah sebagai bahasa pemersatu bangsa. Tanpa bahasa Indonesia, jelas bangsa Indonesia dapat kehilangan jati dirinya. Bahasa mempunyai  peranan yang penting untuk berkomunikasi di dunia ini. Teknologi informasi ialah salah satu alat yang penting untuk masyarakat berkomunikasi dalam pelbagai bahasa. Salah satu perbedaan antara manusia dan hewan ialah cara komunikasi.
  • Ragam Bahasa
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, hubungan pembicara,teman bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990).
  • Hal-hal yang menyebabkan timbulnya ragam bahasa :
Menurut Dendy sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tidak baku. Dalam situasi resmi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tidak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.
  • Penerapan ragam bahasa resmi berdasarkan medianya :
Menurut Felicia (2001 : 8), ragam bahasa menurut media atau sarananya terdiri atas :
> Ragam Lisan
Ragam lisan adalah bahasa yang diujarkan oleh pemakai bahasa. Kita dapat menemukan ragam lisan yang standar, misalnya pada saat orang berpidato atau memberi sambutan, dalam situasi perkuliahan, ceramah, dan ragam lisan yang non standar, misalnya dalam percakapan antar teman, di pasar, atau dalam kesempatan non formal lainnya.
> Ragam Tulis
Ragam tulis adalah bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam tulis pun dapat berupa ragam tulis yang standar maupun non standar. Ragam tulis yang standar kita temukan dalam buku-buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, iklan. Kita juga dapat menemukan ragam tulis non standar dalam majalah remaja, iklan, atau poster.
  • EYD & Tanda Baca
Ejaan yang disempurnakan atau yang lebih dekenal dengan singkatan EYD adalah ejaan yang mulai resmi dipakai dan digunakan di Indonesia tanngal 16 agustus 1972. Ejaan ini masih tetap digunakan hingga saat ini. EYD adalah rangkaian aturan yang wajib digunakan dan ditaati dalam tulisan bahasa indonesia resmi. EYD mencakup penggunaan dalam 12 hal, yaitu penggunaan huruf besar (kapital), tanda koma, tanda titik, tanda seru, tanda hubung, tanda titik koma, tanda tanya, tanda petik, tanda titik dua, tanda kurung, tanda elipsis, dan tanda garis miring.
Ternyata ada perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya, yaitu:
* ‘tj’ menjadi ‘c’ : tjutji → cuci
* ‘dj’ menjadi ‘j’ : djarak → jarak
* ‘j’ menjadi ‘y’ : sajang → saying
* ‘nj’ menjadi ‘ny’ : njamuk → nyamuk
* ‘sj’ menjadi ‘sy’ : sjarat → syarat
* ‘ch’ menjadi ‘kh’ : achir → akhir
* awalan ‘di-’ dan kata depan ‘di’ dibedakan penulisannya. Kata depan ‘di’ pada contoh “di rumah”, “di sawah”, penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara ‘di-’ pada dibeli, dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Sebelumnya “oe” sudah menjadi “u” saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, “oe” sudah tidak digunakan.
Tanda Baca
Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Aturan tanda baca berbeda antar bahasa, lokasi, waktu, dan terus berkembang. Beberapa aspek tanda baca adalah suatu gaya spesifik yang karenanya tergantung pada pilihan penulis. (Wikipedia)
Beberapa jenis tanda baca yang penting antara lain adalah:
- Titik (.) berfungsi untuk menandai akhir kalimat berita, atau untuk keperluan singkatan, gelar, dan angka-angka
- Koma (,) berfungsi untuk memisahkan anak kalimat atau hal-hal yang disebutkan dalam kalimat, juga untuk keperluan singkatan, gelar, dan angka-angka.
- Tanda ((..)) kurung berfungsi untuk menjelaskan suatu istilah yang belum banyak diketahui oleh khalayak.
-  Tanda (`) kutip satu berfungsi untuk mengasosiasikan suatu istilah.
-  Tanda (“…”) petik berfungsi untuk menandai kalimat langsung atau percakapan dalam naskah drama.
- Tanda (!) seru berfungsi untuk menegaskan, memberi peringatan bahwa kalimat yang bertanda seru tersebut perlu untuk diperhatikan.
-  Tanda (?) tanya berfungsi untuk melengkapi kalimat tanya.
-  Tanda blindov cantik (b) berfungsi dipegang.
- Tanda (…-…) hubung berfungsi untuk menghubungkan penggalan kata, kata ulang, rentang suatu nilai.
-  Titik dua (:) berfungsi untuk mengawali penguraian suatu kalimat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar